Hubungan Masyarakat dengan Peningkatan Mutu Pendidikan

Hubungan Masyarakat dengan Peningkatan Mutu Pendidikan

Hubungan sekolah dengan masyarakat diartikan sebagai public relation dalam yaitu hubungan timbal balik sekolah dengan warga masyarakatnya (Suryo Subroto, 2012 : 4). Masyarakat merupakan   suatu kelompok manusia yang hidup di suatu wilayah dengan tata cara berfikir dan bertindak yang  relatif sama. Dalam proses pendidikan ada tiga lingkungan penting yang sangat berpengaruh yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat. Sebagai salah satu lingkungan terjadinya kegiatan pendidikan, masyarakat pengaruh yang sangat besar terhadap berlangsungnya segala aktivitas yang menyangkut masalah pendidikan.

Penulis :
Reni Ariningsih
Sumber:
http://www.kompasiana.com/reni.ariningsih

Masyarakat selaku pengguna jasa lembaga pendidikan memiliki kewajiban untuk mengembangkan serta menjaga keberlangsungan penyelenggaraan proses pendidikan sebagaimana diamanatkan oleh Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2013 BAB IV yang di dalamnya memuat bahwasannya pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat dan keluarga. Peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran perseorangan, kelompok, keluarga organisasi profesi, pengusaha, dan organisasi kemasyarakatan. Dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu pelayanan pendidikan, selain itu masyarakat dapat berperan serta sebagai sumber pelaksana dan pengguna hasil dari pendidikan itu sendiri.

Hubungan sekolah dengan masyarakat adalah kerjasama antara sekolah dengan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan, dimana sekolah memiliki tanggung jawab memberi pemahaman kepada masyarakat tentang tujuan, program, dan kebutuhan sekolah. Sebaliknya masyarakat memiliki tanggung jawab menyumbangkan sumber daya dalam hubungan tersebut. Disisi lain masyarakat memiliki otoritas untuk berperan dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi program pendidikan. Manfaat dari hubungan ini adalah mempermudah pelaksanaan pendidikan di sekolah maupun di masyarakat, sehingga tujuan pendidikan yang memiliki makna baik tercapai.

Dengan kata lain hubungan masyarakat dengan sekolah itu sangat erat sekali karena masyarakat memiliki tanggung jawab terhadap peningkatan mutu sekolah yang ada dilingkungannya. Mutu pendidikan disekolah tidak hanya diciptakan oleh warga sekolah itu sendiri tetapi harus ada kaitannya dengan masyarakat. Peran serta atau partisipasi adalah prasyarat penting untuk meningkatkan mutu sekolah. Partisipasi merupakan suatu keterlibatan mental atau emosi seseorang pada pencapaian tujuan dan ikut bertanggung jawab di dalamnya. Partisipasi disebut juga sebagai proses interaksi sosial yang ditentukan secara objektifitas oleh individu maupun kelompok masyarakat dalam dunia intersubjektif yang dapat dibedakan oleh kondisi sosiokultural sekolah. Bagi sekolah peran serta masyarakat dalam meningkatkan pembangunan pendidikan adalah suatu kenyataan objektif yang dalam pemahamannya ditentukan oleh orang tua siswa. Dengan demikan peran serta masyarakat menuntut adanya pemahaman yang sama dari sekolah maupun orang tua siswa. Artinya dalam meningkatkan mutu sekolah tidak hanya dilakukan oleh sekolah saja tetapi oleh masyarakat juga. Partisipasi dari masyarakat (komite sekolah atau orang tua siswa) merupakan bagian terpenting bagi keberhasilan sekolah dalam meningkatkan mutu. Tujuan partisipasi sekolah juga memberi peluang secara luas pada masyarakat dalam bidang pendidikan sekaligus menunjukkan bahwa Negara bukan satu-satunya penyelenggara pendidikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *