Melek Teknologi

Oleh: M. Arif Budiman Kantawijaya

Teknologi, sebuah kata yang erat kaitan sama peradaban manusia. Saat ini, perkembangan teknologi sangat pesat. Manusia mengembangkan teknologi untuk mempermudah kehidupannya.  Teknologi pun sangat berpengaruh bagi manusia, baik dalam bentuk fisik maupun psikis. Dari teknologi juga, timbul perilaku baru dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat manusia.

Dalam artikel ini penulis ingin membahas kaitan antara teknologi, media dan komunikasi.  Perkembangan teknologi sudah menghasilkan media-media baru dalam komunikasi. Pada zaman terdahulu, manusia sudah memanfaatkan burung merpati untuk menyampaikan pesan. Kemudian pada abad ke-19, manusia mulai menemukan dan menggunakan teknologi telepon, yang perekembangannya kontinu sampai saat ini, hingga banyak platform yang dapat mempermudah kita dalam berkomunikasi. Perkembangan ini memudahkan, mempercepat, dan memperluas jangkauan dan bentuk komunikasi yang dapat dilakukan oleh manusia.

Di dunia periklanan, kini media digital telah mengambil porsi besar dalam kue media komunikasi. Di Indonesia sendiri, persentase penggunaan media sudah mencapai diatas 50%. Media digital ini memang terbukti lebih tinggi dalam penetrasi ke personal penggunanya. Sifat media digital lebih personal dibandingkan media televisi dan lain-lain. Pesan yang ingin disampaikan pun akan lebih tepat sasaran dan spesifik melihat psikografi dari digital media user.

Sebenarnya kita dapat menggali dan menciptakan kesempatan-kesempatan baru dari penemuan teknologi komunikasi tersebut. Untuk itu, kita harus “melek” teknologi khususnya di bidang media digital ini. Berbagai aplikasi mobile dan sosmed pun, terutama yang sudah besar seperti Facebook, Whatsapp, Instagram, Twitter, Youtube, memiliki karakter dan user behaviour yang berbeda-beda. Belum lagi Google dengan search engine dan platform- platform lain, baik yang sudah ada dan sedang dikembangkan untuk masa depan, adalah lahan yang kita harus melek, minimal mengetahui atau mengenal secara umum, karena penguasaan terhadap teknologi tersebut akan membantu kita mempermudah melakukan komunikasi yang efektif dan tepat sasaran. Pembahasan tentang masing- masing media akan sangat detail dan banyak yang mungkin akan dibahas pada artikel khusus lainnya.

Salah satu elemen dalam dakwah adalah komunikasi. Jika pada zaman kenabian, dakwah disampaikan secara lisan dari mulut ke mulut, melalui kita yang ditulis lalu disebarkan, kini dakwah dapat sangat dikembangkan melalui media komunikasi yang sangat beragam. Keberagaman psikografis dalam masyarakat saat ini pun dapat kita cermati hingga pemilihan materi dakwah dan media yang kita pilih dapat tepat sasaran. Oleh karena itu, sebagai Muslim yang hidup saat ini, sudah seharusnya kita membuka hari dan pikiran untuk mengenal, mengetahui, menggunakan, dan berkontribusi dalam pengembangan teknologi ini.