Public Speaking Sebagai Instrumen Social Marketing Dalam Rangka Mencapai Masyarakat Madani

Oleh : Isroni Muhammad Miraj (Mirza), S.H., M.H

Di era modern dan globalisasi seperti saat ini, perubahan sosial, budaya, dan berbagai aspek sosial lainnya merupakan hal yang tak bisa dihindari. Perubahan tersebut merupakan bagian dari dinamika perkembangan masyarakat dunia. Hal ini tentu berasal dari semakin meningkatnya permintaan serta kebutuhan masyarakat yang pada akhirnya menimbulkan perubahan sosial (social change dalam masyarakat).

Dalam kaitannya dengan social change, komunikasi merupakan salah satu aspek penting yang tak dapat dipisahkan. Komunikasi menjadi faktor penting dalam menentukan sejauh mana social change yang menjadi sasaran dapat tercapai secara optimal dan efektif. Dalam hal ini, jika dikaitkan dengan konsep nation-state atau bangsa dan negara, maka pemerintah memiliki peranan penting dalam menciptakan social change yang konstruktif dalam rangka menciptakan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh elemen masyarakat di dalamnya. Hal ini tentu sebagaimana yang disebutkan sebelumnya, berkaitan erat dengan proses dinamika perkembangan masyarakat kedepannya.

Terkait komunikasi sebagaimana yang disebutkan, maka public speaking merupakan salah satu instrumen penting dalam membawa perubahan sosial bagi masyarakat. Dalam perspektif sejarah Islam pada khususnya, bagaimana pidato yang disampaikan Baginda Rasulullah SAW yang kemudian diteruskan melalui perjuangan para sahabat-sahabatnya mampu merubah tatanan sosial masyarakat Arab ketika itu, menjadi salah satu yang diperhitungkan bahkan terkuat di dunia. Hal itu terbukti tidak hanya dari penyebaran ajaran Islam itu sendiri, namun juga secara kekuatan politik, pertahanan, ekonomi, dan juga budaya. Di era seperti sekarang ini, ada sejumlah contoh-contoh pejabat pemerintah seperti raja, presiden, perdana menteri, di mana melalui pidato-pidato kenegaraan yang mereka bawa, mampu membawa perubahan sosial bagi masyarakat di wilayah negara tersebut. Fakta juga menunjukkan bahwa ternyata tidak sedikit dari pidato-pidato tersebut yang memberikan motivasi dan akhirnya terbukti berhasil membawa perubahan sosial bagi masyarakat. Inilah apa yang banyak masyarakat menilai sebagai ‘The Power of Communication’.

Social change sebagaimana disebutkan memiliki kaitan erat dengan social marketing. Social marketing secara singkat ialah strategi/instrumen dalam mencapai social change. Social change tidak mungkin dapat tercapai secara efektif dan optimal tanpa adanya social marketing yang efektif dan efisien. Terlebih di era digital dan globalisasi seperti saat ini, peranan IPTEK memiliki pengaruh sangat signifikan dalam mencapai social change yang diinginkan dalam masyarakat.

Perubahan sosial yang diharapkan ialah sesuai apa yang menjadi kerangka dari konsep masyarakat madani. Masyarakat madani memiliki arti penting, khususnya dalam perspektif Islam, oleh karena melalui kerangka masyarakat semacam inilah tatanan sosial serta peradaban dunia akan menuju kearah yang lebih ideal dalam dinamika perkembangan dan perubahan sosial masyarakat global. Masyarakat Madani dalam kaitannya dengan perspektif Islam ialah masyarakat yang beradab dengan sistem tatanan sosial sekaligus peradaban yang dibangun di dalamnya didasarkan atas prinsip dan substansi yang tercantum dalam Al Quran dan Sunnah. Oleh karena bagi umat Islam, kedua hal tersebut adalah pilar paling utama dalam mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan tidak hanya secara sosial, namun juga secara spiritual.

Landasann Islam sebagaimana yang disebutkan di atas tentu perlu didukung juga oleh faktor relevan lainnya. Dalam memberikan motivasi dan kekuatan moral maupun spiritual dalam public speaking, ada tiga kekuatan yang berpengaruh, yaitu :

  1. Power of Presence
  2. Power of Strength
  3. Power of Warmth

Konsepsi tiga kekuatan inilah yang akan menentukan berhasil tidaknya public speaking seseorang sehingga mampu membawa perubahan sosial bagi para pendengar pada khususnya, maupun masyarakat setempat pada umumnya. Hal ini merupakan bagian dari upaya membentuk masyarakat madani. Karena dalam prakteknya public speaking berperan sebagai alat/instrumen untuk social marketing dalam rangka menuju masyarakat ideal berupa masyarakat madani