Bijaksana Menggunakan Gadget Agar Manfaat dan Terhindar Dari Mudarat

Oleh: M. Arif Budiman Kantawijaya (Senior Art Director)

Gadget di zaman sekarang sudah menjadi bagian yang menemani kita sehari-hari. Manfaat gadget dengan kecanggihan teknologi terkini sangat mempermudah aktivitas manusia terutama untuk berkomunikasi. Namum, sangat disayangkan selain manfaat positifnya, terdapat hal-hal negatif disebabkan tidak bijaknya manusia dalam penggunaan gadget ini.

Terdapat beberapa hal negatif secara psikologi karena gadget ini. Dilansir dari www.dosenpsikologi.com, berikut paparan dampak negatif dari gadget;

Mengurangi interaksi dengan orang lain

Hal ini sering kita temukan di kehidupan kita sehari-hari. Di cafe, restoran, pertemuan keluarga bahkan pengajian, orang-orang asyik dengan hp-nya masing-masing. Padahal, tujuan dari pertemuan kita dengan keluarga, teman atau aktivitas seharusnya terjadi interaksi sesama manusia. Secara psikologis, hal ini menyebabkan berkurangnya sense orang berempati dengan lingkungannya.

Berpotensi menjauhkan hal-hal yang dekat

Fungsi gadget dalam komunikasi adalah mendekatkan komunikasi dengan orang lain yang jauh dari kita. Namun, disayangkan dibalik fungsi ini jika kita tidak bijak dalam penggunaannya, justru akan menjauhkan hal yang dekat. Sebagai contoh dalam acara makan keluarga yang seharusnya terjadi kedekatan antara anggota keluarga dengan interaksi komunikasi, namun sebaliknya tidak terjadi karena masing-masing fokus dengan hp.

Malas melakukan aktivitas yang lain

Jika diperhatikan dalam 24 jam, berapa lama waktu yang dihabiskan dengan bermain gadget. Bermain gadget untuk sekedar sosial media atau bermain game tidak salah. Namun jika dengan hal demikian sampai menunda pekerjaan lain, hal ini bisa menjadi kebiasaan yang buruk. Allah bahkan membenci perbuatan yang sia-sia. Alangkah lebih baik jika kita menggunakan waktu dengan baik, dengan alokasi waktu menggunakan untuk gadget secara proporsional, tidak berlebih.

Penyebab kurang waktu tidur

Mungkin banyak dari kita yang memiliki kebiasaan bermain gadget sebelum tidur. Kalau Anda salah satunya, mulai dari sekarang coba untuk meninggalkan hal demikian. Secara psikologi gadget ini dapat mengakibatkan kecanduan. Secara psikologi jika kita asyik atau fokus terhadap sesuatu, dapat membuat kita lebih tahan terhadap kantuk. Waktu berlalu dan saking asyiknya bermain gadget membuat kita lupa ternyata kita tidur terlambat waktu. Tidak hanya psikoligis, secara psikis pun, cahaya handphone membuat otak kita menganggap waktu masih siang. Maka tidak heran jika saat kita mengantuk lalu ketikn akan tidur bermain handphone mengakinatkan kita tidak mengantuk. Kekurangan tidur dapat menjadi sumber berbagai penyakit.

Meningkatkan konsumerisme

Kemudahan kita memperoleh informasi tentang perkembangan dunia membuat kita menjadi konsumtif. Secara sadar maupun tidak sadar akan ada keinginan untuk memiliki barang terbaru atau bahkan gadget terbaru. Terlebih berbagai perusahaan finansial bekerja sama dengan toko online menyediakan cicilan untuk barang-barang yang dijualnya. Jika kita tidak mampu menahan diri bukan tidak mungkin kita akan berlaku konsumtif.

Penyakit-penyakit psikologi

Akibat gadget ini kini ditemukan berbagai disorientasi psikologi di manusia. Dari yang ringan hingga berat. Misalnya kehilangan fokus, anti sosial bahkan menurunnya kemampuan berkomunikasi seseeorang. Sering kita jumpai di beberapa tempat seperti sekolah, mesjid atau tempat tertentu ada larangan dari mulai mematikan nada dering, menonaktifkan hingga pelarangan membawa handphone. Hal ini tidak lain dikarenakan gadget dapat mengganggu konsentrasi seseorang dalam beraktivitas ditempat tertentu. Pekerjaan seseorang bisa terhambat karena terlalu banyak distraksi karena gadget. Lalu anti sosial kini sering dan semakin banyak kita temukan di sekitar kita. Dari mulai yang “autis” ketika sedang kumpul bersama hingga ada orang yang memisahkan diri dari aktivitas sosial karena nyaman dengan aktivitas sosialnya di dunia maya. Lalu berkurangnya kemampuan berkomunikasi. Kini banyak kita jumpai anak-anak yang tidak pandai dalam mengungkapkan pikirannya secara lisan. Hal demikian terjadi karena sedari kecil kemampuan berkomunikasi secara langsungnya tidak terlatih. Hal ini dapat membahayakan ketika dia dewasa dimana harus pandai berinteraksi dengan dunia nyata baik di keseharian atau karir.

Mungkin banyak hal negatif dari gadget ini. Namun jika kita bijaksana dalam pemanfaatan gadget, justru hal-hal negatif diatas dapat terjadi sebaliknya. Kemudahan komunikasi, koordinasi, manajemen atau bahkan al quran dalam bentuk apps adalah manfaat baik yang potensial dalam gadget kita ini.